• Jelajahi

    Copyright © apakabarmu..
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Lawan Pendemi, terobos perbedaan! Di Aceh Komunitas etnis tionghoa Berbagi Masker dan Hand Sanitizer.

    Admin
    4/09/2020, 1:30 PM WIB Last Updated 2020-04-09T06:32:09Z

    Komunitas etnis tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Hakka Aceh membagikan masker dan hand sanitizer kepada pedagang kaki lima dan warga di pasar Peunayong,Kota Banda Aceh. Rabu (08/04/2020). 5000 masker dan hand sanitizer ini dibagikan secara geratif kepada pedagang kaki lima dan warga yang tidak memilki masker saat beraktifitas diluar rumah ini dilakukan sebagi aksi berbagi sesama untuk mencegah penyebaran wabah virus corona di Aceh, seperti himbauan pemerintah masyarakat wajib menggunkan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.(Raja Umar)

    Tidak perlu siapa kamu, dimana, suku apa, etnis atau bahkan latar budaya. Menjadi manusia seutuhnya dapat dimulai untuk peduli pada sesama.

    Seperti salah satu contohnya Komunitas warga Tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Hakka Aceh di Kota Banda Aceh ini.

    Dikutip dari  Kompas.com. Yayasan ini membagikan  5.000 masker dan hand sanitizer kepada pedagang kaki lima di Pasar Peunayong, Banda Aceh, pada hari Rabu (8/4/2020).
    Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga Tionghoa kepada warga yang kesulitan untuk mendapatkan masker dan pencuci tangan saat melakukan aktivitas di pasar.

    “Karena saat ini hanya sedikit pedagang yang mengenakan masker. Mungkin bagi mereka kesulitan membeli masker, makanya kita bagikan,” kata Ketua Yayasan Hakka Aceh Aky, Rabu.

    Menurut Aky, selain pedagang kaki lima, masker juga diberikan kepada warga di seputaran pusat Pasar Peunayong yang belum memiliki masker dan hand sanitizer.

    Hal ini sebagai bentuk upaya memutuskan rantai penyebaran wabah virus corona.

    “Aksi peduli sesama ini kami lalukan sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona. Kami sudah siapkan 15.000 masker dan hand sanitizer untuk kita bagikan gratis kepada warga Banda Aceh ” kata Aky.

    Tak cuma masker dan hand sanitizer, warga Tionghoa juga menyediakan nasi kotak bagi ojek online dan tukang becak yang pendapatannya berkurang akibat wabah virus corona.

    Nasi kotak disediakan setiap hari sebanyak 200 paket, termasuk masker dan hand sanitizer.

    Aksi ini sudah berlangsung selama satu pekan.

    “Untuk driver ojol dan pengemudi becak juga kami salurkan nasi kotak,” sebut Aky.

    Untuk mendekatkan akses warga dengan tempat cuci tangan di ruang publik, Hakka Aceh juga telah memasang 11 wastafel di kawasan Pasar Aceh, Pasar Peunayong dan di sejumlah desa. Salah satunya di posko jurnalis di Kota Banda Aceh.


    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini